Kodim 1301/Sangihe Awasi Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Sangihe dan Sitaro berlangsung Aman

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro berlangsung dengan aman dan tertib, berkat pengawasan ketat dari Jajaran Kodim 1301/Sangihe. Pada Sabtu, 21 Maret 2026, pemantauan dan pengamanan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan khidmat. Keberadaan aparat keamanan ini juga mencerminkan sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh agama dan masyarakat yang berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan.
Pemantauan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri
Pemantauan yang dilakukan oleh Kodim 1301/Sangihe bertujuan untuk menjamin bahwa setiap aktivitas ibadah berlangsung dengan aman dan tertib. Pada kesempatan ini, TNI dan Polri bersinergi untuk memastikan bahwa semua aspek keamanan terjaga, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang.
Lokasi Pelaksanaan Sholat Idul Fitri
Sholat Idul Fitri dilaksanakan di berbagai masjid yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dimulai sekitar pukul 07.10 WITA. Jamaah mulai berdatangan sejak pukul 06.30 WITA untuk mengikuti ibadah yang penuh makna ini.
Beberapa kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menjadi lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri antara lain:
- Kecamatan Tahuna
- Kecamatan Kendahe
- Kecamatan Manganitu Selatan
- Kecamatan Manganitu
- Kecamatan Tabukan Utara
- Kecamatan Tabukan Tengah
- Kepulauan Marore
Dengan jumlah jamaah yang bervariasi, mulai dari puluhan hingga ribuan orang, ibadah ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Jumlah Jamaah di Setiap Masjid
Beberapa masjid yang menjadi tempat pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Kabupaten Kepulauan Sangihe meliputi:
- Masjid An-Nur Tahuna dengan sekitar 800 jamaah
- Masjid Al-Taqwa Tahuna dengan sekitar 1.000 jamaah
- Masjid Hajjah Hasna Munirah dengan sekitar 500 jamaah
- Masjid di Tabukan Utara dengan ratusan jamaah di setiap lokasi
Di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro, pelaksanaan ibadah ini juga berlangsung dengan penuh khidmat, salah satunya di Masjid Al-Jihad Ulu Siau yang diikuti oleh sekitar 500 jamaah.
Peran Kodim 1301/Sangihe dalam Pengamanan
Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, ST., M.I.P, menjelaskan bahwa TNI berkolaborasi dengan Polri dalam melakukan pemantauan dan pengamanan selama pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman dan teratur.
“Kodim 1301/Sangihe bersama aparat terkait melaksanakan pemantauan di seluruh wilayah guna memastikan pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Kehadiran TNI merupakan bentuk dukungan terhadap terciptanya suasana yang kondusif serta menjaga kerukunan antar umat beragama,” ungkap Dandim 1301/Sangihe.
Makna Sholat Idul Fitri
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada 1 Syawal 1447 Hijriah memiliki makna yang dalam bagi umat Muslim. Ini merupakan ungkapan rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Selain itu, ibadah ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan persatuan di kalangan masyarakat.
Proses Akhir Kegiatan Ibadah
Seluruh rangkaian kegiatan Sholat Idul Fitri di wilayah Kodim 1301/Sangihe berakhir sekitar pukul 08.20 WITA. Acara ditutup dengan kegiatan saling bersilaturahmi antar masyarakat, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Dengan adanya pengamanan dan pemantauan yang ketat, pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H di Sangihe dan Sitaro dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, memberikan ketenangan bagi seluruh jamaah yang hadir.



