Pada Rabu, 22 April 2023, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, mewakili Gubernur H Ansar Ahmad, menerima kunjungan kerja dari Komisi IX DPR RI. Kunjungan ini membawa agenda penting, yaitu membahas kebijakan di sektor kesehatan, ketenagakerjaan, dan perlindungan sosial, yang sangat relevan dengan kondisi geografis wilayah kepulauan yang kompleks.
Kinerja Pj Sekda Kepri dalam Pertumbuhan Ekonomi
Dalam paparan yang disampaikan, Luki Zaiman Prawira mengungkapkan bahwa Provinsi Kepulauan Riau berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi yang mengesankan, yaitu sebesar 6,94 persen pada tahun 2025. Angka ini merupakan yang tertinggi di wilayah Sumatera, menunjukkan kinerja pj sekda kepri yang sangat positif dalam pengelolaan ekonomi daerah.
Meski demikian, Luki menekankan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah masalah pemerataan pembangunan. Hal ini disebabkan oleh kondisi wilayah yang terdiri dari 2.028 pulau, yang tentunya mempersulit distribusi sumber daya dan pembangunan infrastruktur.
Inisiatif Kesehatan Masyarakat yang Berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah memperluas program pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau lebih dari 104 ribu warga. Ini merupakan langkah signifikan untuk memastikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama di daerah yang sulit dijangkau.
Selain itu, Pemprov Kepri juga memfokuskan upayanya dalam percepatan eliminasi penyakit Tuberkulosis (TBC) serta penanganan masalah stunting. Program-program ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Strategi Pengurangan Pengangguran di Sektor Ketenagakerjaan
Dalam sektor ketenagakerjaan, kinerja pj sekda kepri terlihat dari penurunan tingkat pengangguran terbuka yang berhasil ditekan menjadi 6,35 persen. Hal ini berkat implementasi program link and match antara dunia pendidikan vokasi dan kebutuhan industri, terutama di sektor galangan kapal yang merupakan salah satu andalan ekonomi daerah.
- Pelatihan tenaga kerja yang berkelanjutan.
- Keterlibatan industri dalam pendidikan vokasi.
- Program penempatan kerja untuk lulusan.
- Inisiatif untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja.
- Penciptaan lapangan kerja baru di industri lokal.
Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan
Pemprov Kepri juga menunjukkan perhatian terhadap perlindungan sosial, dengan memperkuat subsidi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk lebih dari 31 ribu nelayan dan 9 ribu petani. Ini merupakan langkah strategis untuk memberikan perlindungan kepada pekerja yang rentan, sehingga mereka dapat menjalani aktivitas ekonomi dengan lebih aman.
Tantangan Strategis yang Dihadapi Kepri
Luki Zaiman Prawira juga menjelaskan beberapa tantangan strategis yang harus dihadapi, termasuk tingginya biaya logistik antar-pulau, keterbatasan akses layanan kesehatan, serta masih adanya pekerja migran non-prosedural di wilayah perbatasan. Tantangan ini memerlukan perhatian dan solusi yang tepat agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Hingga tahun 2025, Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) telah menangani lebih dari 5.800 kasus terkait pekerja migran yang bermasalah. Angka tersebut menunjukkan bahwa isu ini harus menjadi prioritas dalam agenda pembangunan daerah.
Pencapaian Indeks Pembangunan Manusia dan Pengurangan Kemiskinan
Dari sisi pencapaian pembangunan, Provinsi Kepulauan Riau berhasil mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 80,53, yang merupakan yang tertinggi di luar Pulau Jawa. Selain itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan menjadi 4,26 persen, yang merupakan angka terendah di wilayah Sumatera, mencerminkan kinerja pj sekda kepri yang efektif dalam mengurangi kemiskinan di daerah tersebut.
Dukungan dari Pemerintah Pusat
Luki menegaskan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat, terutama dalam hal penguatan anggaran dekonsentrasi dan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk sektor kesehatan dan ketenagakerjaan. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas kesehatan di pulau-pulau terdepan untuk memastikan akses layanan kesehatan yang lebih baik bagi semua warga.
Apresiasi dari Komisi IX DPR RI
Ketua Tim Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, memberikan apresiasi terhadap capaian pembangunan yang diraih oleh Provinsi Kepulauan Riau. Ia menilai pertumbuhan ekonomi di daerah ini sangat baik dan melebihi rata-rata nasional. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Nihayatul menekankan, “Apakah pertumbuhan ekonomi ini sudah dibarengi dengan kualitas SDM? Ini menjadi perhatian bersama Komisi IX.” Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa implementasi program prioritas nasional di daerah, seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), berjalan dengan optimal.
Kompleksitas Wilayah Kepulauan Riau
Kepri sebagai daerah kepulauan memiliki banyak jalur perlintasan yang kompleks, termasuk jalur tidak resmi yang dapat menimbulkan berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Nihayatul menyoroti bahwa kompleksitas ini perlu menjadi perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait.
Selain itu, ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap peredaran obat dan makanan serta dinamika ketenagakerjaan yang dipengaruhi oleh tingginya mobilitas penduduk. “Pertambahan penduduk di Kepri bukan hanya disebabkan oleh kelahiran, tetapi juga migrasi dari provinsi lain. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” tambahnya.
Pentingnya Pengawasan Lintas Sektor
Komisi IX DPR RI menekankan pentingnya penguatan pengawasan lintas sektor, terutama terkait pekerja migran non-prosedural di wilayah perbatasan. Hal ini penting untuk melindungi hak-hak pekerja serta memastikan sistem ketenagakerjaan di daerah berjalan dengan baik.
“Kami akan terus memperkuat regulasi dan koordinasi agar perlindungan bagi pekerja dan sistem ketenagakerjaan di daerah dapat berjalan optimal,” pungkas Nihayatul. Dengan berbagai inisiatif dan dukungan, diharapkan Provinsi Kepulauan Riau dapat terus maju dan berkembang, memberikan manfaat bagi seluruh masyarakatnya.
